Kepala Lapas Tuatunu kelas II A Pangkalpinang,Kunrat membuka secara resmi untuk dimulainya pelatihan Kejuruan Otomotif kendaraan roda Dua,motor bagi warga binaan pemasyarakatan/WBP berlokasi di Aula Lapas,(22/07/19).

Menurut Kepala Lapas,Kunrat pelaksanaan pelatihan yang diselenggarakan oleh BLKI Babel adalah untuk keduakalinya bentuk kerjasama yang diselenggarakan antar institusi Pemerintah dengan saling bersinergi melakukan pembinaan bagi WBP.

Lanjut Kunrat,di tahun 2019 ini pelatihan kejuruan otomotif kendaraan motor roda dua dengan sistem konvensional/ karbutator yang diselenggarakan selama 240 jam pelajaran dengan sumber dana dari APBD(anggaran Pendapatan Belanja Daerah) Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Selama berlangsung pelatihan akan di dampingi oleh para instruktur otomotif BLKI Babel(Fahendra dan Yuda) beserta seorang dari Praktisi Otomotif(Amar) mulai dari materi pembelajaran teori hingga melakukan praktek, jelas Kalapas Tuatunu.

Maksud diselenggarakan kerjasama ditujukan untuk membekali keilmuan bagi WBP selama menjalani masa sisa hukuman, dengan demikian pasca menjalani dan berada kembali dilingkungan masyarakat luas agar memiliki skill dengan demikian dapat secara mandiri membuka usaha atau bahkan dapat mengembangkan lebih lagi,papar nya.

Senada dengan penjelasan Kunrat,Kepala BLKI Babel,Oyon Ricardo menambahkan bahwa untuk pelaksanaan pelatihan di Lapas Tuatunu tersebut dilangsungkan 1 (satu) kelas dengan jumlah personil 16 orang.

Sedangkan materi jam pelajaran berlangsung mulai 07.00 wib -17.00 wib dengan selang waktu istirahat dari pukul 12.00 wib -13.00 wib, Jelas Kepala BLKI Babel.

Harapan kepala BLKI Babel dengan diselenggarakan pelatihan tersebut agar WBP sepenuhnya tekun dan mengembangkan bakat dan minat,sehingga memiliki modal yakni skill sebagai teknisi/montir kendaraan roda dua motor,jelas Oyon.(js)