Pangkalpinang, Persaingan ketat berkenaan dengan skill tenaga kerja di wilayah Bangka Belitung semakin kompetitif dengan menuntut kehadiran dari Balai Latihan Kerja  Industri (BLKI ) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigarasi Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Disnakertrans Pemprov Kep Babel) untuk memiliki instruktur bersertifikasi sesuai kompetensi yang dimiliki.

Berkenaan dengan sumber daya instruktur yang dimiliki oleh BLKI, kepala Disnakertrans Pemprov Kep Babel, Didik Suprapto menyampaikan ,” pada dasarnya BLKI memiliki peran strategis dalam menjawab berbagai tantangan dunia kerja, diantaranya masalah pengangguran masih tinggi di wilayah Babel, rendahnya penguasaan skill dan terbatasnya jumlah tenaga kerja berkompeten,”.

Hal tersebut menurut Didik Suprapto,” merupakan suatu sistem yang satu per satu harus kita selesaikan benang merahnya, salah satu diantaranya yakni berkaitan dengan kuantitas kompetensi instruktur yang dimiliki oleh BLKI Disnakertrans Pemprov Kep Babel masih terbatas,”.

Keterbatasan tersebut lanjut nya, “disebabkan keterbatasan jumlah instruktur bersertifikat kompetensi se Babel hingga saat ini hanya mencapai 13 personil,”.

“Sedangkan bagi calon instruktur yang telah terdaftar mencapai 6 personil, “ujar Didik Suprapto.

“ sementara jumlah angkatan kerja di wilayah Bangka Belitung terus bertambah banyak setiap tahun (691.928, tahun 2015), sementara daya serap peluang pekerjaan dari perusahaan selaku pengguna tenaga kerja bagi lulusan sekolah sangat minim, “tandas nya.

“Dengan demikian BLKI Disnakertrans Pemprov Kep Babel selaku institusi pemerintah terus membenah diri dengan upaya menambah jumlah instruktur, menyesuaikan kurikulum pelatihan yang sesuai dengan standart industri nasional/internasional, dan meningkatkan kualitas para instruktur yang telah bersertifikasi dengan pembinaan secara berkala, “papar Didik S menutup.(js)