Pangkalpinang, Guna mengembangkan dan meningkatkan nilai ekonomis potensi suatu daerah , Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Prov.Kep.Babel) melalui BPPD (Balai Pengembangan Produktifitas Daerah) melakukan pembekalan keilmuan terhadap UKM (Usaha Kecil dan Menengah) yang berada diwilayah seputaran Kota Pangkalpinang, Senin 28 Mater 2016 berlokasi di Airitam.
Dalam “Pelatihan Peningkatan Produktifitas”, Sophira Rumanti selaku trainner mengemukan UKM yang diundang merupakan binaan dari Disnakertrans yang selama ini masih tetap eksis dalam menjalankan roda usaha bahkan beberapa diantaranya telah mulai berkembang pesat dan eksis serta mulai mandiri dalam mengembangkan sayap usaha, ujar nya.
Pelaku usaha yang hadir diantaranya UKM pengolah kerupuk, kritcu, handricraft, keripik pisang, getas, kekerangan, kemplang, abon, empiang dan rusip mengakui bahwa beberapa bulan terakhir ini usaha mereka mengalami penurunan daya beli disebabkan berkurangnya konsumen membeli produk, sehingga tidak dapat maksimal melanjutkan produksi, ungkap nya.
Ada kecemasan dan keraguan mulai menyelimuti beberapa pelaku UKM dalam melanjutkan usaha sebab situasi perekonomian di wilayah Bangka Belitung mengalami penurunan dalam daya beli konsumen, papar Sophira.
Menghadapi situasi keadaan sedemikian, disinilah letak fungsi dan peran dari BPPD Disnakertrans Bangka Belitung sebenarnya untuk memberikan solusi konkrit bagi para pelaku UKM binaan pemerintah untuk dapat bertahan (minimal) dan lebih lagi untuk dapat tetap eksis menghadapi keadaan ekonomi yang sulit, sebab situasi sedemikian tak semata dialami oleh satu atau dua pelaku UKM di wilayah Bangka Belitung melainkan dialami juga oleh sekala nasional, tegas nya.
Sophira memberikan apresiasi bagi para pelaku UKM binaan Disnakertrans di seputaran wilayah Bangka Belitung, dengan situasi perekonomian yang bisa dikatakan sulit dengan daya beli masyarakat yang lemah akan tetapi masih tetap bertahan dan produktif dalam memproduksi produk unggulan mereka, disebabkan kualitas produk tetap terjaga imbuhnya. (js)