Bangka Tengah-Koba, Guna meningkatkan produktifitas para pekerja dilingkup perusahaan, Hiperkes Disnakertrans Pemprov Kep Babel (Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung) mengundang 100 perwakilan peserta dari Usaha Kecil dan Mikro (UKM) se Pangkalpinang Beberapa waktu lalu di Soll Marina, Kabupaten Bangka Tengah-Koba, 27-29 Juli 2016.
Menurut Kepala Balai Hyperkes Disnakertrans Pemprov Kep Babel, H.Burhasan, SKM mengatakan ,” pelaksanaan kegiatan Promosi Pengendalian Bahaya Kerja Dalam Rangka Penerapan Budaya K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja) sebagai hal utama bagi perusahaan skala kecil, menengah dan besar untuk diterapkan kepada para pekerja sebagai Alat Pelindung Diri (APD) standart minimal”.
“ Dalam penggunaan APD yang tepat sesuai standart baku sangat penting bagi para pekerja bertujuan untuk meningkatkan produksititas para pekerja dalam melakukan aktifitas mereka, “ ujar nya.
“ Jumlah 100 UKM yang diberi pelatihan dan arahan lanjutan tersebut merupakan binaan dari Disnakertrans Babel yang tersebar di wilayah Pangkalpinang, bergerak dalam bidang pengolahan perikanan, pertanian dan perkebunan dalam skala kecil/rumah tangga, “tutur Burhasan.
Lanjut nya,” materi yang diberikan termasuk berkenaan dengan bahaya pencegahan dan bahaya kebakaran dan bahaya kecelakaan kerja dari sisi ergonomi dan fisiologi pekerja, faktor biologi ditempat kerja, faktor kimia ditempat kerja, dan faktor radiasi,”
“ Bahaya tersebut perlu disosialisasikan bagi para pelaku UKM agar mereka memahami dan mengerti pentingnya penggunaan APD bagi para pekerja, dengan demikian dapat tercapai sasaran untuk meminimalisasikan dan mengurangi angka kecelakaan kerja, tegas nya . (js)