Pangkalpinang, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di hadapkan kembali oleh bencana alam banjir merata hampir diseluruh pulau Bangka, terlebih kota pangkalpinang  sebagai pusat ibu Kota pemerintahan dan pusat perekonomian sempat lumpuh  disebabkan oleh genangan air yang menggenangi jalan utama Pangkalpinang, Selasa, 9 Februari 2016.

Menurut Wakil Gubernur Bangka Belitung, Hidayat Arsani, banjir yang melanda beberapa kabupaten di wilayah Bangka Belitung disebabkan tingginya debit curah hujan dalam beberapa hari belakangan di tambah pasang maksimal air laut.

Memang sebelum musim penghujan datang, pemerintah telah melakukan beberapa tindakan untuk mengantisipasi genangan air kalamana hujan lebat tiba engan memperbaiki sistem drainase, pembersihan got/gorong-gorong dan membersihkan sampah yang menyumbat atau menggenangi kali/sungai, akan tetapi debit dan curah hujan kali ini memang sangat besar sehingga menimbulkan musibah bagi semua warga masyarakat Bangka, ujar Hidayat Arsani.

Namun demikian papar Hidayat Arsani, pemerintah sigap bergerak menindaklanjuti korban musibah banjir dengan mendirikan beberapa posko bencana banjir di beberapa lokasi , posko utama brlokasi di Rumah Dinas Walikota yang ditujukan untuk meringankan beban warga yang tertimpa musibah dengan memberikan pakaian dan selimut serta makanan, sementara rumah mereka yang ditinggal maka akan diserahkan kepada petugas keamanan lokal untuk menjaga keamanan rumah yang ditinggal oleh penghuni.

Berkenaan dari musibah  banjir yang melanda ibukota Bangka Belitung, BLK (Balai Latihan Kerja ) Disnakertrans Pemprov Babel menunda pelaksanaan seleksi ujian tahap I untuk Otomotif Motor dan Otomotif Mobil yang seharusnya dilaksanakan hari ini, Selasa, 9 Februari 2016 untuk kemudian ditunda sampai pada batas waktu tertentu dan akan di beritahukan kepada seluruh peserta kapan dilaksanakan ujian seleksi, ujar Abujaya selaku Kasubag TU BLKI setelah dikonfirmasi.

Pemerintah berharap agar segenap warga masyarakat Babel yang terkena musibah banjir tidak  tidak lekas terlena dalam kesedihan melainkan segeralah bangkit secara bersama-sama membangun kembali perekonomian Babel, ujar Wagub Hidayat Arsani, menutup pembicaraan disela-sela monitoring kepada warga yang dilanda musibah.(js)