Muntok, Guna meminimalisasi dampak dan pengaruh dari MEA (Masyarakat Ekonomi Asean) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov.Kep.Babel) melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) se Kabupaten/Kota Bangka Belitung berlokasi di Resto Yasmin, Selasa, 23 Februari 2016.
Pelaksanaan acara Rakor tersebut dibuka oleh Kepala Disnakertrans Babel, Didik Suprapto, SH di hadiri oleh pejabat eselon dari 6 (enam) Kabupaten dan Kota Pangkalpinang, Bappeda Provinsi dan Bappeda kabupaten/Kota Bangka Belitung, Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, pejabat eselon III dan IV Disnakertrans Babel beserta beberapa unsur undangan.
Dalam arahan kepada seluruh peserta yang hadir, Kepala Disnakertrans Babel mengingatkan bahwa dalam menyambut kehadiran MEA tersebut maka diperlukan kerja keras dan saling koordinasi seluruh perangkat aparatur negara, lebih khususnya di wilayah Babel untuk meminimalisasikan dampak atau pengaruh dari semua unsur yang dapat berimbas bagi kelangsungan ketenagakerjan di wilayah Bangka Belitung.
Menurut Didik Suprapto,SH dengan kehadiran MEA tersebut mampu membeerikan dampak negatif lebih besar kalamana semua unsur elemen pemerintah, masyarakat, ataupun swasta dan segenap stakeholder terlena dan tidak mencari solusi yang up to date, dengan demikian minimal nya mampu mengambil langkah-langkah strategis yang dipandang perlu dan penting dengan mengacu kepada program pemerintah untuk mensejahterakan masyarakat.
Diharapkan dengan pelaksanaan Rakor tersebut dapat memberikan dan menciptakan program atau kegiatan yang dapat mengantisipasi dampak negatif dari kehadiran MEA, terlebih makin banyak tenaga kerja asing, modal/investasi asing, barang impor, dan skill dari luar negeri masuk ke Indonesia terlebih ke wilayah Bangka Belitung, imbuh Kepala Disnakertrans Babel, Didik Suprapto, SH menutup arahan pada pembukan Rapat Koordinasi.(js)