Pangkalpinang, Sesuai visi dari Disnakertrans Pemprov Kep Babel “Terwujudnya sinergisitas dan konektivitas pembangunan ketenagakerjaan dan ketranmsigrasian yang mandiri, maju, berkeadilan serta berdaya saing”, dalam melakukan aktifitas pelayanan publik hingga 10 (sepuluh) bulan terakhir tercatat persentase kinerja meningkat secara signifikan.

Sebagaimana penjelasan dari Kabid Bina Program Disnakertrans Pemprov Kep Babel,  Rolly  Dwi Candra S.Sos, menyebutkan,” hingga pelaksanaan kegiatan bulan Oktober, realisasi fisik yang telah dicapai untuk Dekonsentrasi dan Tugas Pembantuan (APBN:anggaran pendapatan belanja negara) mencapai 76,05% sementara untuk APBD/anggaran pendapatan belanja daerah mencapai 80,00%,”.

Untuk pelaksanaan program terbaik diantaranya,”program perlindungan tenaga kerja dan pengembangan sistem pengawasan ketenagakerjaan, meliputi; peningkatan kualitas teknis pemeriksaan dan penyidikan norma ketenagakerjaan, peningkatan penerapan norma Keselaatan dan Kesehatan Kerja (K3), peningkatan penyerapan norma kerja dan jaminan sosial tenaga kerja, dukungan manajemen dan dukungan teknis lainnya Ditjen Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan,” urai Rolly.

Sedangkan bagi pelaksanaan program yang terendah meliputi,”program pengembangan masyarakat dan kawasan transmigrasi serta program penempatan dan pemberdayaan tenaga kerja,” sambutnya.

“Bagi program yang terendah tersebut berkenaan dengan Tugas Pembantuan untuk wilaah Kabupaten Bangka Selatan, lebih tepatnya ditujukan kepada program transmigrasi dimana tidak dapat maksimal disebabkan oleh tidak adanya transmigran dari wilayah lain yang masuk ke daerah Babel,” ujar nya.

“Belum adanya transmigran dari luar alhasil pemerintah mempersiapkan terlebih dahulu lahan, kawasan, sarana-prasarana dan transportasi, dengan demikian kalamana adanya transmigran dari wilayah lain yang masuk ke daerah Babel maka mereka langsung bisa menempati lahan baru yang telah disediakan oleh pemerintah daerah” tutup  Rolly  Dwi Candra S.Sos selaku Kabid Bina program.(js)